Ada Apa Dibalik Pengadaan Masker Miliaran Rupiah di Disdik Siak?

Senin, 30 Agustus 2021 | 13:06:36 WIB

CELOTEHRIAU---Pengadaan masker untuk murid SD dan SMP sebesar Rp 1,4 Miar pada tahun 2020 lalu di Kabupaten Siak  dalam beberapa hari ini menjadi buah bibir masyarakat di kabupaten berjuluk " Negeri Istana". Ada Apa? 

Itu setelah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak, Lukman mengaku sejumlah anak buahnya dipanggil kejaksaan belum lama ini terkait pengadaan masker Rp1,4 miliar lebih.
 
Pengadaan masker itu dilakukan dalam dua tahap. Pada bulan Juli sebesar Rp1 miliar lebih, dan September Rp400 juta lebih. 

Masker itu dibagikan kepada sekitar 110 ribu murid SD dan SMP, baik sekolah negeri maupun swasta, dimana setiap murid mendapatkan dua masker kain. 

"Sudah dipanggil pihak kejaksaan. Yang dipanggil Kabid SMP dan SD serta kasi-kasinya," kata Lukman kepada seperti dikutip dari Gatra.com yang diamini Kabid SMP Fahrurrozi.
 
Lukman menuturkan data-data terkait pengadaan masker kain tiga lapis itu juga sudah diserahkan kepada kejaksaan. "Sudah. Kita juga jelaskan semuanya, kenapa dilakukan pengadaan masker meski proses belajar mengajar pada tahun lalu itu sistem daring. Tentu pengadaan masker ini tidak terlepas dari arahan Bupati Siak," kata dia.
 
Namun pernyataan Lukman itu langsung dibantah oleh oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Saldi melalui pesan singkat. 

Kasintel Kejari Siak ini mengatakan tidak ada pemanggilan terhadap pejabat Disdikbud Siak terkait pengadaan masker. "Ndak ada kegiatan atau pemanggil pejabat Dinas Pendidikan," kata Saldi melalui pesan singkatnya.

Terkini